Arti Nama - Nama Kampung Di Minahasa Raya
12 March 2022 - KamusTondano.com - Artikel
Arti Nama - Nama Kampung di Minahasa Raya yang menggunakan bahasa daerah Tondano :
A. TOUDANO = ORANG-AIR
1. Toudano-Touliang = penghuni teluk-laut, danau, sungai.
2. Toudano-Toulimambot= penghuni pd perpanjangan- laut,danau,sungai.
3. Touliang-Oki’ = Touliang-Kecil; selanjutnya lihat no. 1.
4. Ranomerut = air yg berderu-deru; KD erut = bunyi gemuruh.
5. Tandèngan = perpanjangan,sambungan; tonjolan; KD tadèng = tonjol
6. Eris = pasir
7. Watumèa = batu-merah (di negeri ini warna tanah kemera-merahan)
8. Telap = jalan samping; terka
9. Watulanèi = batu yg licin dan keras; dlm dialek Kakas & Remboken berarti batu yg dimandikan. (didirikan th 1877)
10. Kayuroya = jenis pohon “Albizzia Minahassae Koord.” (ada juga jenis lain yg disebut Kayu-Tember “Casuarina equisetifolia L.”)
11. Kepataran = lapangan yg datar; KD patar = datar, rata.
12. Atep = gelanggang atas; berterung.
13. Wèngkol-Pantè = lengkung, tikungan; Pantè = pantai.
14. Tulap = terowongan; di tempat ini terdapat terowongan-alam; pada satu bagian terpotong/putus; selanjutnya lihat Telap.
15. Seretan = ditarik lebih ke atas (didirikan tahun 1877 oleh orang-orang Eris).
16. Maumbi = jenis pohon “Artocarpus dasyphylla Miq.”
17. Lalumpè = jenis pohon “Cedrela celebica Koord.”
18. Ranowangko = air besar.
19. Kombi = telah ditarik (Kombi dan Sosolongan menjadi satu- keseluruhan dlm th 1878, dengan nama “Kombi”.
20. Sawangan-Toundano = membantu.
21. Kolongan-Toundano = ber-belang2 hitam & putih; KD kolong = belang.
22. Rèrèr = getah/lendir -buah,-ikan; kurangi sedikit.
23. Makalisung-Toundano= pemilik lesung.
24. Kinalèosan = pembaikan.
25. Papakèlan = jenis pohon yg tinggi “Lagerstroemia ovalifolia T.et B.”; diartikan juga dgn “dilengkapi dgn taji-ayam”.
26. Makalonsow = pemilik -batu,-api; KD lusow = sampai pd batu/api
27. Marawas = bunyi suara “geresek2”; memanjang KD dawas, lawas, rawas = panjang.
28. Sasaran = dataran.
29. Koya = melampaui, meloncat; jenis buluh-air Ko’ya “Oxytenanthera sinuata Gamble”. (jenis buluh ini biasanya digunakan utk tangga batifar).
30. Tataäran = tempat diadakan- perjanjian,sumpah.
31. Tounsaru = dihadapan orang2.
32. Paleloän = tempat pemandangan yg dirindukan; KD lelo = rindu.
33. Urongo; seharusnya “Wurongo’/Wurungu’ ” = berdesak-desakan.
34. Tampusu’ = menyerupai jantung (tanu-em-pusu’).
35. Tendèki = nama panggilan dari pendiri negeri tersebut, yaitu: tn Dèki transmigrasi dari negeri Telap.
36. Danowudu/Danuwulu = buluh-air, peleburan buluh; transmigrasi dari negeri Telap.
37. Pinaësaän (Tompaso-Baru) = dipersatukan; transmigrasi dari Toundano.
B. REMBOKEN = BUNYI DENGKUR ( Remboken berhubungan dengan bunyi rebok dari suara ombak danau Tondano yang memukul batu di Remboken)
1. Pulutan = jenis pohon “Palaquium Minahassae Burck.”
2. Parèpèi = jenis pohon beringin “Ficus sp.”
3. Kasuratan = sangat beracun; KD surat, sejenis rempah2; “Millettia sericea W.et A.”
4. Kaima = pohon-buah “Eugenia Cerasiformis R.”
5. Sinuian = dibalas dgn senjata musuh sendiri (pribhs: senjata makan tn”).
6. Paso’ = nafsu,panas,pemarah,terburu-buru.
7. Tountimomor = org2 berserakan (‘ndei’ si kina timomoran = tak teratur). Berarti juga: bulat, satu-kesatuan (èntèru); org2 yg dikumpulkan untuk
dipersatukan. “timomor” = seluruhnya, samasekali, sempurna.
8. Penasen = apa yg tlh dibuat diam; KD penas = tau menyimpan rahasia; KD penes = diam.
C. KAKAS = CAKAR, GARUK, KAIS
1. Touliang = penghuni teluk- laut,danau,sungai.
2. Simbel = Woka, Nibong-Itang “Livistona rotundifolia Mart.”
3. Sindoran = ?
4. Sembokèi = berlimpahan (talèbè-lèbè); KD sebok = limpah. Dalam bahasa Tounsèa berarti: tuangkan (kasè salèng).
5. Pasolo = sejenis damar utk obor; selongsong dari bambu.
6. Kayuwatu = jenis pohon “Homalium Foetidum Benth.”
7. Kalèosan = sangat baik, terletak bagus.
8. Karor = nasib.
9. Toulimèmbèt = org2 yg telah menyeberang/meniti.
10. Toulimambot = org2 yg mendiami bgin lurus- danau,laut,tasik.
11. Tasuka = pohon Ganèmo “Gnetum Gnemon L.”
12. Kawèng = perkawinan (di sini terdapat Gunung dgn dua puncak).-
Sumber : Boeng Dotulong